BB - Mateng., Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Mamuju Tengah berlangsung sukses dan khidmat, salah satu kuncinya adalah kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang tampil penuh disiplin dan semangat. Di balik keberhasilan tersebut, ada dedikasi Pampa Bonga, Serka yang telah mengabdi sebagai pelatih Paskibraka Mamuju Tengah selama 6 tahun berturut-turut.
Berbicara usai rangkaian upacara penurunan bendera Merah Putih, Pampa Bonga menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, hari ini semua berjalan lancar dan sukses, mulai dari upacara pengibaran hingga penurunan bendera. Semua berjalan baik-baik saja,” ucapnya penuh haru.
Ia menceritakan bahwa keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah. Dalam waktu latihan yang sangat singkat hanya 10 hari tim pelatih harus menghadapi tantangan cuaca yang cukup ekstrem. “Kami memang menghadapi cuaca yang cukup berat dan ekstrim. Namun kami tetap semangat dan terus melaksanakan kegiatan latihan tanpa henti sampai hari ini. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kegigihan anak-anak semua, hari ini kami bisa memperlihatkan hasilnya,” ungkapnya.
Sebagai pelatih yang telah enam tahun membina generasi muda, Pampa Bonga menitipkan pesan khusus kepada seluruh anggota Paskibraka. “Kepada adik-adikku semua, jadikanlah pengalaman ini sebagai bekal yang berharga di masa depan. Tetaplah semangat, jaga kedisiplinan, dan teruslah menjadi teladan di mana pun kalian berada. Semoga apa yang kalian pelajari selama latihan ini membawa kebaikan dan kesuksesan untuk kalian semua,” pesannya.
Di akhir pernyataannya, ia berharap semangat kebangsaan yang ditunjukkan anak-anak Paskibraka ini terus berkembang. “Kami latih dengan harapan agar kalian bisa berhasil dan menjadi penerus bangsa yang membanggakan. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya, semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.”
Dedikasi dan keteguhan hati Pampa Bonga beserta seluruh anggota Paskibraka Mamuju Tengah menjadi bukti bahwa dengan semangat pantang menyerah, waktu singkat dan tantangan berat bukan halangan untuk mewujudkan kesuksesan yang membanggakan.(*34)





