Tingkatkan Kualitas Hidup 51 Warga Desa Tappilina Terima Bantuan Fasilitas Sanitasi dari Pemkab Mamuju Tengah

Tingkatkan Kualitas Hidup 51 Warga Desa Tappilina Terima Bantuan Fasilitas Sanitasi dari Pemkab Mamuju Tengah

BB - Mateng., Desa Tappilina Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah, Sebanyak 51 warga Desa Tappilina kini memiliki akses fasilitas sanitasi dan jamban (WC) yang layak, setelah resmi menerima bantuan program dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Bantuan ini menjadikan Desa Tappilina sebagai salah satu desa yang mendapatkan perhatian khusus dalam upaya peningkatan sarana dasar masyarakat.
 
Kepala Desa Tappilina, Asrar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terealisasinya bantuan tersebut. Ia berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga dengan baik oleh seluruh penerima manfaat, demi mendukung kesehatan dan kenyamanan keluarga masing-masing.
 
"Harapan kami, semoga bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Hal ini sangat penting demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tappilina, khususnya bagi warga yang berkesempatan mendapatkan fasilitas sanitasi ini. Keberadaan WC yang layak adalah langkah awal menuju lingkungan hidup yang sehat dan bersih," ujar Asrar.
 
Lebih lanjut, Asrar menegaskan bahwa keberhasilan mendapatkan program ini merupakan bukti perhatian besar pemerintah kabupaten terhadap pembangunan desa. Ia mewakili segenap perangkat desa dan seluruh warga Desa Tappilina menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
 
"Di antara sekian banyak desa, kami bersyukur terpilih menjadi salah satu penerima bantuan ini. Sekali lagi, kami Pemerintah Desa Tappilina beserta seluruh masyarakat mengucapkan banyak terima kasih. Semoga dukungan dan pembangunan seperti ini terus berlanjut demi kemajuan desa kita tercinta," tutup Asrar.(*34)
Share:

Kunjungi Lokasi Sementara Peralatan TVRI, Bupati Mamuju Tengah Pastikan Warga Bisa Nikmati Siaran Piala Dunia Secara Gratis

Kunjungi Lokasi Sementara Peralatan TVRI, Bupati Mamuju Tengah Pastikan Warga Bisa Nikmati Siaran Piala Dunia Secara Gratis

BB - Mateng., Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., meninjau lokasi penempatan sementara peralatan siaran TVRI. Selasa (2/6/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Arsal Aras memastikan telah ada penambahan satu unit peralatan pendukung, sehingga jangkauan siaran TVRI di wilayah tersebut kini mencapai radius sekitar 20 kilometer. Cakupan tersebut meluas hingga ke kawasan pesisir, sehingga masyarakat di sepanjang wilayah tersebut dapat mengakses siaran dengan jelas.

Ia menjelaskan, saat ini tersedia empat saluran siaran TVRI berteknologi digital dengan peralatan yang modern dan canggih. "Kita bersyukur masyarakat di wilayah tengah bisa mendapatkan fasilitas peralatan yang berkualitas," ujarnya.

Meski saat ini penempatan masih bersifat sementara, masyarakat sudah dapat menikmati siaran Piala Dunia secara gratis mulai bulan ini. Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga telah menyiapkan lahan di kawasan puncak untuk pembangunan stasiun pemancar tetap TVRI. Nantinya, fasilitas permanen tersebut akan memiliki jangkauan yang lebih luas hingga mencakup seluruh wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.

Terkait ajang Piala Dunia, Bupati Arsal Aras mengunggulkan dua negara favoritnya: Korea Selatan dari kawasan Asia dan Prancis dari kawasan Eropa.(*34)

Share:

Sanitasi Prioritas Utama DPRD Sulbar dan Mamuju Tengah Tekankan Peran Semua Pihak

Sanitasi Prioritas Utama DPRD Sulbar dan Mamuju Tengah Tekankan Peran Semua Pihak
 
BB - Mateng., 2 Juni 2026. Peningkatan kualitas sanitasi dan pelayanan dasar masyarakat menjadi perhatian utama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Provinsi Sulawesi Barat. Mereka menegaskan pembangunan sektor ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan fondasi penting kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan warga.
 
Ketua DPRD Sulawesi Barat saat ini adalah Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. Mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Mangunera dalam menjalankan program sanitasi sebagai langkah strategis memperbaiki lingkungan hidup. Ia menyoroti masih adanya warga yang belum mendapatkan akses fasilitas layak, kondisi yang berisiko memicu penyakit berbasis lingkungan dan menurunkan kualitas hidup. Peningkatan akses dinilai krusial untuk menekan angka kesakitan serta mendukung target pembangunan nasional.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj. Nirmalasari Aras, S.H., menekankan hal serupa, khususnya bagi wilayah pedesaan. Menurutnya, fasilitas jamban dan tangki septik yang sehat adalah kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pencegahan penyakit dan penurunan angka stunting. Ia mengapresiasi program bantuan pembangunan fasilitas sanitasi serta meminta seluruh pihak mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran dan bermutu.
 
Para pimpinan dewan sepakat keberhasilan program tidak hanya bergantung pada anggaran atau sarana, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan regulasi, DPRD berkomitmen mendorong kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar warga.
 
"Mari bersatu menyukseskan dan merawat program ini, mengawasi transparansi pelaksanaan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sanitasi adalah tanggung jawab bersama demi Sulawesi Barat yang lebih sehat dan sejahtera," pungkas mereka.(*34)
Share:

Kadis PUPR Mateng Bantuan Sanitasi Wajib Tepat Sasaran, Utamakan Warga Belum Punya Jamban

Kadis PUPR Mateng Bantuan Sanitasi Wajib Tepat Sasaran, Utamakan Warga Belum Punya Jamban
 
BB - Mateng., Dinas PUPR Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi Program Sanitasi Tahun 2026 di Kecamatan Topoxo, berlandaskan UU No.23/2014 dan skema DAK Sanitasi. Program ini difokuskan pembangunan tangki septik individu guna tekan pencemaran lingkungan, tingkatkan kesadaran hidup sehat, dan wujudkan “Sanitasi Layak dan Aman untuk Mamuju Tengah Kuat”.
 
Kadis PUPR, Ir. Usman, ST., M.M., menegaskan bantuan ini khusus bagi warga yang berhak dan belum punya fasilitas layak. Acuan utamanya adalah data Dinsos kategori Desil 1–8. “Prioritas utama warga yang belum punya jamban. Pastikan bantuan tepat guna,” ujarnya.
 
Tiga desa sasaran mendapat total 151 unit bantuan: Pangaloang 50 unit, Tumbu 50 unit, dan Tappilina 51 unit. 
Lebih lanjut, Ir. Usman minta verifikasi ketat daftar penerima. Pasalnya, ketepatan penyaluran jadi syarat agar bantuan serupa bisa berlanjut dan bertambah jumlahnya di tahun depan.
 
Diharapkan program ini berjalan efektif, mendukung kesehatan lingkungan, dan nyata dirasakan manfaatnya oleh warga Mateng.(*34)
Share:

Sosialisasi Bantuan Sanitasi Mamuju Tengah Bantuan Wajib Tepat Sasaran

Sosialisasi Bantuan Sanitasi Mamuju Tengah Bantuan Wajib Tepat Sasaran
 
BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi penyaluran bantuan fasilitas sanitasi berupa tangki septik atau safety tank. Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan daerah, camat, kepala desa, perangkat desa, Kelompok Swadaya Masyarakat, dan penerima manfaat, dibuka dengan pantun pengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
 
Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., menegaskan bantuan ini harus dimanfaatkan sesuai fungsi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tidak disalahgunakan. Mengingat efisiensi anggaran negara, alokasi bantuan dikurangi dari 7 desa pada tahun lalu menjadi hanya 3 desa tahun ini, dipilih berdasarkan skala prioritas dan verifikasi data lapangan.
 
Penyaluran difokuskan pada kebutuhan mendesak, kelayakan penerima, dan pengelolaan aset. Prinsipnya tegas: bantuan hanya bagi warga yang belum memiliki fasilitas sama sekali, bukan penggantian atau tambahan, guna mencegah ketimpangan dan membangun kemandirian warga.
 
Pemangkasan anggaran juga terjadi di sektor lain, termasuk pembangunan infrastruktur, dengan pemotongan dana lebih dari Rp100 miliar dan penurunan alokasi Dana Desa menjadi Rp200–300 juta per desa. Kondisi jalan pun memprihatinkan, hanya 27 persen dalam kondisi baik. 
Pemerintah kini hanya mampu melakukan pemeliharaan, sementara pembangunan baru menjadi kewenangan pusat melalui program Inpres Jalan Daerah, di mana pemerintah daerah berperan sebagai pengusul prioritas.

Di akhir arahan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa bersinergi serta bekerja sama agar bantuan dari pusat terus mengalir dan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (*34)
Share:

PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA 2026: TEGAKKAN PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA DAN FONDASI PERDAMAIAN DUNIA

PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA 2026: TEGAKKAN PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA DAN FONDASI PERDAMAIAN DUNIA
 
BB - Mateng., Mamuju Tengah,1 JULI 2026 Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati. Wakil Bupati Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan pidato resmi bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, dihadiri pimpinan daerah, ASN, TNI/Polri, tokoh masyarakat, pemuda, dan pelajar.
 
Dalam amanatnya, Dr. H. Askary menegaskan peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen refleksi agar semangat Pancasila tetap hidup di setiap jiwa bangsa. Nilai luhur ini terbukti tangguh menyatukan keberagaman nusantara di tengah ketidakpastian dunia, serta menjadi landasan moral menghadapi tantangan zaman, mulai dari kemajuan teknologi hingga dinamika global.
 
“Indonesia berperan aktif menyebarkan nilai perdamaian, persaudaraan, dan keadilan sosial sesuai UUD 1945. Nilai gotong royong dan persatuan dalam Pancasila menjadi modal penting dunia untuk mewujudkan stabilitas dan penyelesaian konflik,” tegasnya.
 
Ia mengajak seluruh elemen, terutama generasi muda, menjadikan Pancasila pandangan hidup, bukan sekadar tulisan sejarah. Kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan beriringan dengan jati diri bangsa. Kepada para pejabat, ia berpesan agar setiap kebijakan dan pembangunan berlandaskan nilai Pancasila demi keadilan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.
 
Di akhir pidato, Dr. H. Askary mengajak masyarakat menjunjung persatuan dan gotong royong. “Selama semangat Pancasila mengalir dalam darah kita, Indonesia akan tetap tegap dan damai,” tutupnya. Upacara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan komitmen bersama mengamalkan nilai luhur bangsa.(*34)
Share:

UPTD SMP Negeri 6 Topoyo Lepas 111 Siswa Angkatan ke-12 Tahun 2026

UPTD SMP Negeri 6 Topoyo Lepas 111 Siswa Angkatan ke-12 Tahun 2026
 
BB - Mateng., TOPOYO, 30 Mei 2026. UPTD SMP Negeri 6 Topoyo menggelar acara pelepasan siswa kelas IX angkatan ke-12 pada hari ini, Jumat (30/5/2026). Acara dihadiri oleh para guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta para undangan, dan dipimpin oleh Ketua Panitia Kelulusan, Bapak Budirman, S.Pd., Gr., M.Pd.
 
Dalam sambutannya, Budirman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengenang perjalanan tiga tahun kebersamaan para siswa di sekolah ini, penuh dengan kenangan dan kebersamaan yang terjalin antara siswa, guru, dan orang tua. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Komite Sekolah, orang tua, serta seluruh tenaga pendidik yang telah meluangkan waktu dan tenaga sehingga acara berjalan dengan baik.
 
Sebanyak 111 siswa kelas IX yang dilepas merupakan angkatan ke-12 lulusan sekolah ini. Budirman berpesan agar para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, berjuang meraih cita-cita dan mimpi masing-masing, serta menjadi kebanggaan bagi orang tua dan mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi lingkungan dan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan dunia agar dapat bersaing di masa depan.
 
Di akhir sambutan, pihak panitia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyelenggaraan acara terdapat kekurangan atau hal yang kurang berkenan. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, menandai berakhirnya masa belajar para siswa di jenjang SMP. (*34)
Share: