BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mempertahankan keberlangsungan pelayanan publik melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mamuju Tengah, Dr. Hasanuddin HW, S.Ag., M.Si., melaporkan hal tersebut dalam acara penyerahan dokumen perpanjangan perjanjian kerja PPPK, Kamis (6/8).
Dalam laporannya, Dr. Hasanuddin menjelaskan bahwa perpanjangan PPPK ini merupakan rangkaian tahapan yang telah berjalan sejak awal tahun. Pada bulan Maret lalu telah diperpanjang perjanjian kerja bagi 247 tenaga, diikuti 368 tenaga kesehatan pada bulan Mei, dan hari ini kembali diserahkan dokumen perpanjangan bagi 316 orang PPPK.
Rincian perpanjangan yang diserahkan hari ini PPPK pengangkatan tahun 2023., 98 orang, terhitung mulai 1 Juni 2026. PPPK pengangkatan tahun 2025., 218 orang, terhitung mulai 1 Juli 2026, yang terdiri dari tenaga teknis 139 orang, tenaga kesehatan 9 orang, dan tenaga guru 70 orang
"Sehingga sampai saat ini sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah telah memperpanjang perjanjian kerja PPPK. Baik tenaga guru, kesehatan, maupun tenaga teknis sebanyak 931 orang," ungkap Dr. Hasanuddin.
Kepala BKD menegaskan bahwa perpanjangan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kinerja, kedisiplinan, dan pengabdian seluruh tenaga PPPK di lingkungan Pemkab Mamuju Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hasanuddin juga menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh tenaga PPPK yang diperpanjang masa kerjanya. Pertama, tingkatkan terus profesionalisme dan potensi dalam menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, baik sebagai tenaga teknis, tenaga pendidik, maupun tenaga kesehatan. Kedua, jaga integritas, disiplin, dan etika kerja sebagai bagian dari aparatur negara yang berorientasi pada pelayanan publik. Ketiga, bagi tenaga guru teruslah menjadi pendidik yang mencerdaskan dan membentuk karakter generasi penerus bangsa; bagi tenaga kesehatan, jadilah garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat; dan bagi tenaga teknis, jadilah motor penggerak pembangunan di berbagai sektor.
Diakhir sambutannya, Dr. Hasanuddin juga mengajak seluruh unsur aparatur untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang baik antar sesama pegawai, baik ASN-PNS maupun PPPK, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima di Kabupaten Mamuju Tengah.(*34)





