BB - Mateng., Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI ke-81. Dalam amanatnya, beliau menekankan semangat kemerdekaan harus diisi dengan memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali budaya gotong royong yang kian memudar.
Hadir Wakil Bupati Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Litha Febriani, S.E., M.S.E., serta pimpinan perangkat daerah dan masyarakat. Bupati mengajak seluruh elemen untuk bersatu, tidak mudah terprovokasi, dan saling menguatkan dalam kebaikan.
Dalam upacara juga diserahkan penghargaan bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang berbakti 10, 20, hingga 30 tahun sebagai bentuk apresiasi dedikasi mencerdaskan generasi bangsa.
Bupati juga mengingatkan kondisi ekstrem cuaca panas dan kemarau berkepanjangan dampak El Nino yang memicu kekeringan, kesulitan air bersih, serta potensi kebakaran lahan dan pemukiman. Beliau menghimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan api.
Kekeringan terasa nyata, terutama di Kecamatan Topoyo yang berbulan-bulan belum hujan signifikan. Sekitar 600 hektare sawah dilaporkan kering retak-retak, berisiko gagal panen. Pemerintah telah melakukan pengeboran dan pemompaan air, namun debit yang terus menipis membuat upaya belum optimal.
Di akhir, Bupati berharap segera turun hujan dan mengajak seluruh masyarakat tetap bersatu, saling membantu, serta menjaga kelestarian lingkungan. Semangat kemerdekaan ke-81 menjadi momentum mempererat persaudaraan dan gotong royong membangun Mamuju Tengah.(*34)





