Dorong Inovasi Desa dan Layanan Digital, Pemkab Mamuju Tengah Tegaskan Semangat Melayani Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Dorong Inovasi Desa dan Layanan Digital, Pemkab Mamuju Tengah Tegaskan Semangat Melayani Kunci Kesejahteraan Masyarakat
 
BB – Mateng., Bupati Kabupaten Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., mengajak seluruh Kepala Desa untuk melahirkan inovasi nyata yang bermanfaat langsung bagi warga, mencakup pengelolaan lingkungan, penanganan kemiskinan, perbaikan perumahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini disampaikan dalam pertemuan para pemangku kepentingan tingkat desa, dengan menegaskan bahwa inovasi menjadi keharusan agar pembangunan desa terus berjalan dan anggaran dapat dimanfaatkan secara maksimal.
 
Lebih lanjut Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., Pengurusan sampah serta kebersihan lingkungan menjadi salah satu fokus utama yang harus dikembangkan, mengingat keduanya menyangkut kesehatan dan kenyamanan seluruh masyarakat. Penanganan kemiskinan dan ketepatan sasaran bantuan juga mendapat perhatian serius, mengingat masih banyak warga yang tinggal di hunian tidak layak namun belum terjangkau sistem pendataan yang ada. 
Oleh karena itu, inovasi berbasis verifikasi langsung di lapangan sangat diharapkan agar warga yang membutuhkan dapat teridentifikasi dan mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah maupun inisiatif desa.
 
Pemerintah daerah juga mengingatkan program pembangunan tiga juta rumah dari pemerintah pusat terus berjalan, dan ditargetkan pada Desember tahun ini dapat terealisasi sebanyak delapan ratus unit di Mamuju Tengah. Para Kepala Desa diminta aktif menjaring warga yang berhak serta memastikan data akurat agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.
 
Di bidang pelayanan publik, didorong penyederhanaan layanan berbasis digital maupun pesan singkat, sehingga warga tidak perlu datang langsung ke kantor desa untuk mengurus dokumen atau permohonan. Inovasi sederhana seperti pelaporan melalui pesan daring yang ditindaklanjuti dengan cepat dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat secara nyata. Contoh keberhasilan program penukaran sampah plastik dengan kewajiban pembayaran di salah satu desa diharapkan menginspirasi desa lain menciptakan terobosan serupa.
 
Ditegaskan pula peran Kepala Desa kini sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pemberi arahan. Di tengah keterbatasan anggaran, kreativitas dan semangat melayani menjadi kunci kemajuan. Angka keberhasilan di atas kertas belum bermakna jika warga masih menjumpai jalan rusak, lingkungan kotor, atau pelayanan yang sulit dijangkau. Setiap desa diharapkan menghadirkan inovasi yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan terus-menerus oleh seluruh masyarakat.(*34)
Share: