BB – Mateng., Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mamuju Tengah, Kamsul, S.Sos., menyampaikan perubahan arah kebijakan penyaluran bantuan yang kini semakin mengutamakan sifat produktif dibandingkan pola konsumtif semata. Hal ini disampaikan dalam kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.
Kamsul menjelaskan, pada awal pelaksanaan penyaluran bantuan, sasarannya lebih banyak bersifat konsumtif. Namun seiring berjalannya waktu, BAZNAS Mamuju Tengah menggeser fokus bantuan menuju pemberian alat dan sarana pendukung usaha yang dapat meningkatkan kemampuan produksi masyarakat secara berkelanjutan.
"Sebelumnya, mungkin produksi minyak yang dikelola ibu-ibu usaha rumahan hanya mencapai sekitar lima liter atau sepuluh botol per hari. Dengan adanya bantuan alat produksi ini, kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkat secara signifikan," ujar Kamsul.
Ia berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan sarana yang telah diberikan secara maksimal agar tujuan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga dapat tercapai.
Kamsul juga menegaskan bahwa BAZNAS hanya diberi amanah untuk menyalurkan dana, sehingga keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi dan kerja keras masyarakat. Ia turut mengapresiasi gerakan swadaya masyarakat berupa tabungan seribu rupiah yang digagas dari rumah ke rumah, yang dinilai tetap berjalan baik hingga saat ini.
Kegiatan pemberdayaan ekonomi tersebut, lanjutnya, lahir dari sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan kelompok masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu penggiat usaha. Kamsul menilai semangat dan inovasi yang tumbuh di lingkungan tersebut patut dijadikan teladan bagi daerah lain.
"Kami berharap kepemimpinan yang ada saat ini dapat terus mengabdi dan memimpin untuk lima hingga enam tahun ke depan, mengingat kinerja dan dedikasi yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya.
Kamsul menekankan bahwa kinerja dan eksistensi para pemangku kepentingan di tingkat desa tidak perlu diragukan lagi, terbukti dari kerja nyata yang berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.(*34)





