Desa Tangkau Sambut Dengan HUT RI Ke 80 Tahun Dengan Dirangkaikan HUT Desa Yang Ke 38 Tahun Dengan Tema "Merawat Kebersamaan Melanjutkan Pembangunan"

Desa Tangkau Sambut Dengan HUT RI Ke 80 Tahun Dengan Dirangkaikan HUT Desa Yang Ke 38 Tahun Dengan Tema "Merawat Kebersamaan Melanjutkan Pembangunan"

BB - Mateng., Dalam Menyambut HUT RI Ke 80 Tahun Dengan Dirangkaikan HUT Desa Yang Ke 38 Tahun adalah merupakan ajang silaturahmi yang baik.

Perayaan bersama ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati hari kemerdekaan dan hari jadi desa, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk mempererat hubungan antarwarga, 
Dan memperkuat rasa persatuan, dan membangun kebersamaan di tingkat RT. Kegiatan ini dapat diisi dengan berbagai kegiatan dengan 12 Lomba yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, terkhusus Lomba antara RT se desa Tangkau.
Kepala Desa Tangkau, I WAYAN SUARSANA Didampingi Sekertaris Desa Rosmika dan Ketua Panitia Made Hendra wiriawan. Kata I Wayan Suarsana. Menyebutkan ada 12 Lomba seperti lomba Lomba Tarik tambang Antar RT
Peserta Tarik Tambang adalah Laki-Laki berjumlah 5 Orang, Lomba pecahkan balon bersama pasangan, Peserta adalah Pasangan Suami Istri berjumlah 1 Pasang
Lomba Tangkap Bebek Peserta adalah Perempuan (Remaja atau wanita dewasa) berjumlah Zorang, 
Lomba layang-layang kategori anak SD, Peserta adalah Siswa SD dan tidak terbatas, Lomba Lari Karung anak - anak Peserta adalah Siswa SD dan tidak terbatas Lomba Lari karung Ibu-Ibu
Peserta adalah ibu-ibu setiap rt berjumlah 2 orang, Lomba Lari kelereng
Peserta adalah Siswa SD dan tidak terbatas (membawa sendok makan). 
Lomba memasukan Paku di Botol Peserta adalah Siswa SD dan tidak terbatas, Lomba memasuka paku di botol Peserta adalah ibu ibu setiap rt berjumlah 2 orang

Lomba Joget Balon Peserta adalah ibu ibu setiap rt 1 tim dengan jumlah 6 orang, Lomba Panjat Pisang Peserta adalah anak-anak SD dan tidak terbatas, Lomba Panjat Pinang Peserta adalah Tim dengan jumlah 4 orang.
Lanjut I WAYAN SUARSANA. Dengan adanya perayaan bersama ini, diharapkan semangat gotong royong dan kebersamaan semakin meningkat, serta terjalin hubungan yang lebih erat antara warga desa dan pemerintah daerah dalam membangun Topoyo yang lebih baik. Ucapnya (*34)
Share: