BB - Mateng., Pemda Mamuju Tengah Menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)
di Aula Kantor Bupati, Selasa (7/10) Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., Wakil Bupati Dr. H. Askary, Sos., M.Si., Asisten II, SKPD dan Pihak Perbankan.
Kegiatan ini di buka secara resmi Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si.,
Melalui Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Askary, Sos., M.Si., dalam kegiatan diskusi menegaskan bahwa angka kemiskinan ekstrem kita yang perlu kita kaji, kenapa salah satu penyebabnya dan sebagian banyak Pelaku Usaha Masyarakat Kecil, kita tidak berdayakan dalam program-program. Fase kedua bisa mengarahkan semua asistensi program APBD desanya itu bisa diarahkan untuk membuat program-program ketahanan pangan dan ditangguhkan dulu Proyek, karena situasi seperti ini harus di pertimbamgkan dan saya yakin semua daerah juga susah tapi yang paling susah kita APBD kita sangat minim kapasitas di bawah tegasnya.
Menurutnya, pasar memiliki hukum memiliki hak sendiri yang tidak bisa cegah baik secara langsung dan maupun tidak artinya Pemerintah harus mampu menguasai pasokan komoditas strategis.
sinergi antar-instansi menjadi kunci utama dalam mengendalikan inflasi, terutama dalam menjaga kelancaran distribusi pangan. Tegasnya
Askarye menegaskan ada beberapa komoditas seperti Padi, Bawang, Cabai, dan Telur masih sangat kurang dan bahkan lahan pertanian kita sudah mulai habis karena alih fungsi jadi kebun sawit. Kami harapkan di Kecamatan dan Desa untuk mengalokasikan anggaran untuk mendukung lahan yang ada. Tegas Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr. H. Askary, Sos., M.Si., (*34)





