BB - Mateng., Andi Lukman, yang akrab disapa Puanna Ippang, mempersiapkan sebanyak 117.000 bibit Cacao (Kakao) yang kini telah memasuki tahap siap untuk dilakukan penyambungan (grafting).
Bibit-bibit unggul tersebut dikembangkan di lokasi penangkaran yang tersebar di lima titik berbeda yang berada di wilayah Tumbu dan Patulana, Kabupaten Mamuju Tengah.
Bibit Bantuan Pemprov Sulawesi Barat yang dikembangkan dalam penangkaran ini merupakan bantuan dan berasal langsung dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Menurut Puanna Ippang, program bantuan bibit dari pemerintah provinsi ini dinilai sangat penting dan berdampak besar bagi masyarakat.
"Program ini sangat penting dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di Tumbu dan Patulana. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat," ujarnya.
Ia juga berharap agar perhatian dan dukungan dari pemerintah terus berlanjut. "Kami berpesan, semoga program seperti ini tidak hanya dilakukan sekali saja, tetapi bisa berjalan berkesinambungan ke depannya," harap Puanna Ippang.
Dukungan Penuh untuk Diversifikasi Komoditas. Sementara itu, Ince Saky juga menambahkan pandangannya terkait program ini. Menurutnya, kehadiran program ini sangat penting untuk para kelompok tani perkebunan yang bergerak di sektor kakao.
Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri karena memberikan variasi komoditas, "bukan hanya bergantung dari kelapa sawit," tambahnya.
Dengan kesiapan bibit yang sudah mencapai tahap optimal ini, diharapkan dapat mendukung program peremajaan tanaman serta meningkatkan kesejahteraan petani dan diversifikasi usaha di wilayah tersebut. (*34)





