Hari Raya Idul Adha 1448 H / 2026 M"Meneladani Ketakwaan dan Pengorbanan Nabi Ibrahim AS"

Hari Raya Idul Adha 1448 H / 2026 M
"Meneladani Ketakwaan dan Pengorbanan Nabi Ibrahim AS"
 
BB - Mateng. – Jemaah muslimin dan muslimat melaksanakan shalat Idul Adha 1448 H di Masjid Nurul Hidayah Topoyo, dengan penuh syukur atas nikmat Allah yang mempersatukan mereka dalam kebersamaan. Kehadiran berbagai kalangan usia dan latar belakang menjadi bukti nyata kecintaan serta ketaatan kepada Rasulullah SAW.
 
Khatib Ustaz Rony dalam khutbahnya mengingatkan kemuliaan bulan Zulhijjah, yang di dalamnya tercatat peristiwa agung: diterimanya taubat Nabi Adam AS (1 Zulhijjah), keselamatan Nabi Yunus AS (2 Zulhijjah), terkabulnya doa Nabi Zakariya AS (3 Zulhijjah), serta kelahiran Nabi Isa AS (4 Zulhijjah) dan Nabi Musa AS (5 Zulhijjah).
 
Inti peringatan ini meneladani keteguhan Nabi Ibrahim AS yang siap menunaikan perintah Allah, serta ketaatan Nabi Ismail AS, hingga akhirnya diganti dengan kurban besar. Peristiwa ini menjadi asal mula ibadah haji dan kurban, setelah Nabi Ibrahim membangun Ka'bah dan menyeru manusia menuju Baitullah.
 
Pada 10 Zulhijjah ini, jemaah mendoakan para jamaah haji agar diterima ibadahnya dan mendapatkan Haji Mabrur yang pahalanya surga, sebagaimana sabda Nabi SAW. Doa juga dipanjatkan bagi yang belum berkesempatan berhaji, semoga dipanggil Allah sebelum meninggal dunia.
 
Idul Adha mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Melalui kurban, umat diajak berbagi kebahagiaan, mengingat yang diterima Allah adalah ketulusan hati, bukan sekadar daging atau darah hewan. Acara ditutup doa bersama agar umat Islam senantiasa bersatu, berakhlak mulia, dan meraih keberkahan dunia akhirat. (*34)
Share: