Pembangunan Gedung Baru RSUD Mamuju Tengah, Tingkatkan Layanan Kesehatan Hingga Penanganan Penyakit Kompleks

Pembangunan Gedung Baru RSUD Mamuju Tengah, Tingkatkan Layanan Kesehatan Hingga Penanganan Penyakit Kompleks
 
BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah secara resmi memulai pembangunan Gedung Pelayanan Kesehatan Terpadu dan Khusus (PHTC) di lingkungan RSUD Mamuju Tengah. Acara ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, jajaran instansi terkait, kontraktor, konsultan pengawas, tenaga medis, serta perwakilan masyarakat dan media.
 
Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Plt Direktur RSUD Mamuju Tengah, Setya Bero, menyampaikan proses perencanaan pembangunan ini berlangsung cukup panjang dan melewati berbagai tahapan. Setelah melalui peninjauan lokasi, koordinasi dengan Kementerian Kesehatan hingga persetujuan akhir, proyek ini akhirnya dapat direalisasikan. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu singkat, dengan harapan dapat beroperasi optimal sebelum pergantian tahun.
 
Dengan hadirnya proyek ini, diperkirakan sekitar 300–400 tenaga kerja akan terlibat, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Mamuju Tengah.
 
RSUD Mamuju Tengah sendiri telah berdiri sejak tahun 2013, ditetapkan sebagai RSUD pada 2014, meraih akreditasi paripurna pada 2025, dan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tipe D sejak 2024. Memiliki luas bangunan 8.596 m² di atas lahan seluas 16.199 m² dengan 167 tempat tidur, rumah sakit ini terus mengalami peningkatan jumlah pasien hingga 20–43% setiap tahunnya. Pada 2025, pendapatan rumah sakit mencapai Rp25,9 miliar, melebihi target yang ditetapkan.
 
Pembangunan gedung baru ini bertujuan untuk meningkatkan status rumah sakit menjadi tipe C, sehingga mampu menangani penyakit kompleks seperti kanker, jantung, stroke, serta gangguan ginjal dan saluran kemih. Ke depannya, akan dipenuhi tenaga spesialis yang dibutuhkan, serta diatur tata kelola yang lebih baik, termasuk penyediaan tempat khusus bagi pelaku UMKM agar mendukung kenyamanan pengunjung dan menambah sumber pendapatan rumah sakit.
 
Diharapkan dengan adanya fasilitas baru ini, visi daerah sebagai kawasan agropolitan yang maju dapat terwujud, didukung oleh layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.(*34)
Share: