BB - Mateng., 2 Juni 2026. Peningkatan kualitas sanitasi dan pelayanan dasar masyarakat menjadi perhatian utama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Provinsi Sulawesi Barat. Mereka menegaskan pembangunan sektor ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan fondasi penting kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan warga.
Ketua DPRD Sulawesi Barat saat ini adalah Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. Mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Mangunera dalam menjalankan program sanitasi sebagai langkah strategis memperbaiki lingkungan hidup. Ia menyoroti masih adanya warga yang belum mendapatkan akses fasilitas layak, kondisi yang berisiko memicu penyakit berbasis lingkungan dan menurunkan kualitas hidup. Peningkatan akses dinilai krusial untuk menekan angka kesakitan serta mendukung target pembangunan nasional.
Sementara itu, Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj. Nirmalasari Aras, S.H., menekankan hal serupa, khususnya bagi wilayah pedesaan. Menurutnya, fasilitas jamban dan tangki septik yang sehat adalah kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pencegahan penyakit dan penurunan angka stunting. Ia mengapresiasi program bantuan pembangunan fasilitas sanitasi serta meminta seluruh pihak mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran dan bermutu.
Para pimpinan dewan sepakat keberhasilan program tidak hanya bergantung pada anggaran atau sarana, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan regulasi, DPRD berkomitmen mendorong kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar warga.
"Mari bersatu menyukseskan dan merawat program ini, mengawasi transparansi pelaksanaan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sanitasi adalah tanggung jawab bersama demi Sulawesi Barat yang lebih sehat dan sejahtera," pungkas mereka.(*34)





