Sosialisasi Bantuan Sanitasi Mamuju Tengah Bantuan Wajib Tepat Sasaran

Sosialisasi Bantuan Sanitasi Mamuju Tengah Bantuan Wajib Tepat Sasaran
 
BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi penyaluran bantuan fasilitas sanitasi berupa tangki septik atau safety tank. Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan daerah, camat, kepala desa, perangkat desa, Kelompok Swadaya Masyarakat, dan penerima manfaat, dibuka dengan pantun pengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
 
Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., menegaskan bantuan ini harus dimanfaatkan sesuai fungsi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tidak disalahgunakan. Mengingat efisiensi anggaran negara, alokasi bantuan dikurangi dari 7 desa pada tahun lalu menjadi hanya 3 desa tahun ini, dipilih berdasarkan skala prioritas dan verifikasi data lapangan.
 
Penyaluran difokuskan pada kebutuhan mendesak, kelayakan penerima, dan pengelolaan aset. Prinsipnya tegas: bantuan hanya bagi warga yang belum memiliki fasilitas sama sekali, bukan penggantian atau tambahan, guna mencegah ketimpangan dan membangun kemandirian warga.
 
Pemangkasan anggaran juga terjadi di sektor lain, termasuk pembangunan infrastruktur, dengan pemotongan dana lebih dari Rp100 miliar dan penurunan alokasi Dana Desa menjadi Rp200–300 juta per desa. Kondisi jalan pun memprihatinkan, hanya 27 persen dalam kondisi baik. 
Pemerintah kini hanya mampu melakukan pemeliharaan, sementara pembangunan baru menjadi kewenangan pusat melalui program Inpres Jalan Daerah, di mana pemerintah daerah berperan sebagai pengusul prioritas.

Di akhir arahan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa bersinergi serta bekerja sama agar bantuan dari pusat terus mengalir dan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (*34)
Share: