#Balai Pusat atau Kementerian,
Dinas PUPR Usulkan Perbaikan Jalan dan Irigasi ke Kementerian PU
BB - Mateng., Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengajukan usulan paket penanganan infrastruktur jalan dan irigasi, serta pengembangan sumber daya air kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Usulan ini diajukan melalui skema Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) guna mendukung kelancaran konektivitas transportasi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah Ir. Usman, ST. M.M. Menyampaikan, terdapat beberapa titik prioritas yang diusulkan, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Budong-Budong.
"Adapun ruas jalan yang kita usulkan antara lain Jalan Salumanurung-Lumu yang melintasi Desa Salumanurung dan Desa Lumu. Kemudian Jalan Lumu-Kire yang menghubungkan Desa Lumu dan Desa Kire, serta Jalan Pololereng-Lamba-Lamba yang melintasi Desa Pololereng dan Desa Lamba-Lamba," jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, pihaknya juga mengusulkan perbaikan sistem irigasi. Dua lokasi yang menjadi fokus adalah Daerah Irigasi Kuo di Desa Kuo dan Daerah Irigasi Passapa di Desa Passapa.
"Kami mengajukan usulan ini agar bisa mendapatkan alokasi anggaran baik melalui Balai Pusat maupun langsung dari Kementerian. Harapannya, dengan adanya penanganan jalan ini, transportasi di Desa Kire, Lumu, Salumanurung, dan Lamba-Lamba bisa menjadi jauh lebih lancar dan berdampak positif bagi masyarakat," tambahnya.
Pengusulan ini juga didasarkan pada capaian positif tahun sebelumnya, di mana wilayah Salupangkang dan Tengkau pernah mendapatkan bantuan penanganan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer melalui skema IJD.
Lanjut Kadis PUPR Mateng Ir Usman ST.M.M. Perbaikan Irigasi untuk Cegah Alih Fungsi Lahan Sementara itu, terkait usulan irigasi, hal ini menjadi sangat krusial untuk mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Selama ini, banyak lahan sawah yang beralih fungsi menjadi perkebunan sawit karena kurangnya pasokan air yang membuat hasil panen tidak maksimal.
"Dengan adanya perbaikan irigasi di Desa Kuo dan Passapa, kami berharap lahan-lahan sawah dapat kembali produktif dan menghasilkan panen yang maksimal. Sehingga petani tidak perlu mengalihfungsikan lahannya menjadi kebun sawit karena masalah ketersediaan air," ungkapnya.
Meskipun masih banyak usulan lain yang akan direncanakan ke depannya, untuk saat ini pihaknya memfokuskan prioritas pada kelima paket usulan tersebut agar dapat segera direalisasikan. (*34)





